Senin, 22 Oktober 2012

Insisi ( sayatan) dalam rongga mulut untuk tumor pipi : suatu upaya kosmetik

Ruang praktek bedah - dokter ramzi spb | insisi intra oral | sayatan dari dalam rongga mulut saat ini adalah suatu pilihan untuk meminimalkan bekas sayatan ( kosmetik ) apalagi jika tumor tersebut berada di wajah sehingga timbulnya sikatrik , hypertropik scar atau keloid otomatis bisa di hindari .Bisa di bayangkan jika tumor jinak yang ada di pipi penderita di lakukan insisi pada kulit pipi diatas massa tumor minimal bekas operasi akan masih kelihatan untuk waktu yang cukup lama.


Namun permasalahan akan menjadi rumit dan semakin memburuk jika penutupan kulit di lakukan dengan sembrono seperti menggunakan benang yang kasar dan nomor benang jahit yang lebih besar.Untuk menjahit kulit di wajah sebaiknya di gunakan benang dengan serat halus dan nomor kecil seperti diameter 4/0 keatas dengan jenis nylon kemudian waktu melepas jahitan juga harus di lakukan dengan cepat jangan di tunda lebih lama dari 4 hari sebab bekasnya akan terlihat dengan jelas jika pembukaan jahitan terlalu lama . bisa terlihat seperti kelabang , seperti jalan kereta api dll.

permasalahn pasca operasi yang paling rumit adalah jika penderita punya bakan keloid atau hypertropic scar.Maka bekas operasi akan menonjol dan meninggi dari permukaan kulit , waenanya juga akan berbeda dengan warna kulit penderita umumnya lebih gelap , permasalahan lain yang mungkin akan terjadi adalah penderita akan merasa nyeri dan gatal yang amat sangat .so penderita bisa bolak balik menggaruk wajahnya ..bisa kita bayangkan betapa tersiksanya penderita dengan kejadian seperti ini.


Seorang anak wanita 9 thn dengan benjolan di pip kiri dengan diameter 6 cm terletak agak dalam , mobile dan kenyal. Dengan pertimbangan estetik dan kosmetik maka insisi untuk membuang massa tumor di lakukan intra oral dari dalam rongga mulut.



Insisidi lakukan dari dalam rongga mulut dengan bius umum dan di pasang pack atau tampon untuk mencegah rembesan darah kesaluran nafas.Pekerjaan insisi dari rongga mulut tentunya lebin menyulitkan operator saat melakukan operasi dan di perlukan alat pembuka mulut atau mouth gag untuk membuka rongga mulut lebih luas dan operasi berjalan dengan mudah .

Hanya saja pada kasus ini tidak ada mouth gag sehingga digunakan haak pengait biasa sehingga pekerjaannya jadi cukup sulit , namun akhirnya operasi selesai dengan hasil cukup baik.

terhadap penderita di berikan antibiotik dan analgetik dan dengan pemberian obat kumur anti septik penderita sudah bisa di izinkan pulang setelah hari ke dua,

Keyword tag : Ruang praktek bedah - dokter ranzi spb | insisi intra oral | sayatan dalam rongga mulut | mouth gag | haak tarik | keloid | hypertropic scar | sikatrik | tumor pipi| tumor wajah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

leave a comment please..