Jumat, 10 Januari 2014

Peran waktu dalam menentukan amputasi atau tidak pada kasus sumbatan pembuluh darah pada tungkai bawah


Ruang praktek bedah – dokter ramzi SpB | Sumbatan pada pembuluh nadi | Sering terjadi kasus dimana tungkai bawah dan lengan atas mengalami dingin nyeri dan selanjutnya berobah menjadi hitam. Kami menjumpai beberapa kasus dan mengambil dokumentasi kasus – kasus yang mesti diketahui dan dikenal secara dini sehingga tidak menganggap ringan kasus – kasus sumbatan pembuluh nadi atau arteri yang tentunya akan berakhir dengan amputasi seperti kasus di bawah. Terjadi tiba-tiba tanpa adanya trauma atau disertai dengan trauma . Pada saat penderita kekurangan oksigen di ujung jari maka akan terlihat bagian ujung mengalami kebiruan dan dingin . Kondisi ini relatif reversible sampai  warnanya berobah menjadi  gelap dan kehitaman atau mulai mumifikasi dan nekrotik  dan proses ini tidak akan berobah lagi secara permanen dan operasi amputasi tidak dapat  dihindari lagi.



Penderita ini mengalami tungkai bawah ygmenghitam secara tiba-tiba tanpa di ketahui penyebabnya , sebenarnya keadaan ini telah di rasakan penderita cukup lama tanpa riwayat luka dan trauma , sayangnya baru di bawa ke bedah vaskular dan endovaskular melalui ruang gawat darurat sudah dalam keadaan nekrosis dan mati . Dari pemeriksaan dopler pembuluh darah , usg dopler dan ct angiografi terlihat sumbatan di arteri iliaka dan femoral kanan . Secara kasat mata tampak bagian paha yang terkesan masih baik dan bisa di duga masih dapat di pertahankan . Namun dari pemeriksaan USG dan CT angiografi yang kami lakukan di anjurkan untuk dilakukan amputasi pada sendi panggulnya. Inipun mesti dilakukan dengan perawatan secara terbuka karena di duga infeksi telah sampai di jaringan tersebut .

Selain dilakukan Amputasi dengan perawatan luka terbuka terhadap pembuluh darah yang di potong dilakukan analisa , evaluasi dan dibersihkan sumbatan yang masih ada sampai didapat aliran darah yg memancur dan lancar sebelum dilakukan pengikatan pembulah nadi besar pada paha penderita.Tindakan ini di sebut thrombektomi dengan menggunakan balon fogarty . Sebab jika aliran darah masih belum lancar maka amputasi harus dilakukan makin keatas.

Saat ini kondisi penderita sudah mulai relatif membaik infeksi yg hebat sebelumnya mulai mereda dan reperfusi injury yang terjadi saat dilakukan operasi amputasi telah perlahan-lahan bisa diatasi . Dan puntung luka penderita masih dirawat secara terbuka sampai didapat batas demarkasi jaringan yg baik. 

Upaya menyambung pembuluh pada kasus yang seperti ini sudah tidak bermanfaat lagi karena jaringan yg telah mati tidak bersifat reversible lagi karena waktu golden period yg telah terlewati cukup lama.



Gambar diatasadalah kasus yang berbeda dengan gambaran telapak kaki yang mulai membiru , dingin , dilakukan penanganan dengan cepat dengan endovaskular dengan dilakukan dilatasi menggunakan balon pada sisi kanan dan dilakukan thrombektomy membunang sumbatan dengan balon fogarty 


Ini adalah gambaran bekuan darah yang menyumbat pada arteri iliaka kiri sampai ke femoralis arteri cukup panjang yang berhasil dikeluarkan secara open operasi dari lipat paha kiri penderita . Dan saat ini kondisi kedua tungkai bawah penderita dapat diselamatkan tanpa harus di amputasi. tks.

keyword tag : Ruang praktek bedah - dokter ramzi spb , kapan sumbatan arteri mesti di amputasi , kenapa sumbatan arteri mesti cepat di tangani, pilihan operasi pada sumbatan akut pembuluh nadi.Resiko penanganan sumbatan akut arteri yang terlambat ditangani.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

leave a comment please..