Senin, 13 Januari 2014

Inilah salah satu resiko melakukan suntikan pada lengan sendiri ...

Ruang Praktek bedah - dokter ramzi spb | Auto injeksi pada lengan kanan | Penderita di bawa dari rumah sakit di sekitar jakarta . Berdasar anamnese pasien mengeluhkan rasa sakit hebat pada lengan kanan , bengkak dan bagian ujung tangan membiru dan dingin . Hal ini terjadi akibat penderita menyuntikkan sendiri obat pengurang nyeri ke pembuluh darah nadi ( arteri ) . Penderita bukan satu atau dua kali menyuntikkan obat ke lengannya sendiri dengan harapan masuk ke pembuluh balik atau vena . Namun kali ini masuk ke pembuluh nadi.


Terhadap penderita ini karena bengkak dan oedem yang hebat di putuskan melakukan sayatan lebar pada kulit dan fasia ( lapisan otot yang paling kuat ) . Dengan harapan ada efeknya terhadap berkurangnya tekanan terhadap arteri akan menyebabkan aliran menjadi baik . Saat dilakukan tindakan membuka lapisan yang kuat tadi juga dilakukan evaluasi terhadap arteri radialisnya . Saat evaluasi dan eksplorasi tadi dijumpai adanya banyak stenosis yang menyebabkan diameter arteri tersebut menyempit dan menurut analisa adalah proses yg bukan baru , sehingga di duga adanya tusukan berulang pada arteri.

Luka yang di buat luas dan di lakukan perawatan terbuka sementara sambil menunggu bengkak dan nyeri yang berkurang. Berita baiknya adalah setelah dilakukan fasiotomi hipoksia jaringan perifer , warna biru dan dingin secara bertahap semakin berkurang . seminggu setelah dilakukan perawatan terbuka seiring dengan bengkak yang semakin berkurang , dilakukan penjahitan luka kembali dan penderita di izinkan pulang dengan satu sarat...jangan melakukan penyuntikan seperti itu lagi , karena itu membahayakan diri sendiri.

Keyword tag : Ruang praktek bedah - dokter ramzi spb , resiko melakukan suntik lengan sendiri , fasciotomi , bengkak setelah penyuntikan pada lengan , auto injeksi 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

leave a comment please..