Rabu, 30 November 2011

Hernia inguinal kanan sebesar kapala bayi isi omentum


Ruang praktek bedah - dokter ramzi | hernia scrotalis sebesar kepala bayi | Pasien hernia scrotalis yang besar setelah dilakukan  pemeriksaan di jumpai sangat besar sehingga pasien kesulitan untuk berjalan dan memakai celana . Penderita meminta dilakukan operasi setelah merasa sakit dan sulit berjalan karena beban yang menggelantung terlalu berat .


kasus hernia adalah kasus yang sering di jumpai dalam praktek-prakter kedokteran . Ditengah-tengah masyarakat sering disebut dengan usus turun , turun berok dll.dapat muncul keluhan namun sering juga tampa adanya keluhan sehingga pasien tidak merasa terganggu dengan kondisi yang di alaminya.


Biasanya benjolan dapat di jumpai pada bayi atau kongenital namun tidak jarang muncul setelah dewasa atau di dapat.terjadi akibat tekanan yang tinggi intra abdomen atau di dalam perut seperti pada orang yang bekerja berat atau sering mengangkat beban berat , orang yang sulit buang air besar oleh berbagai sebab seperti obstipasi atau konstipasi yang menahun , penderita yang mempunyai prostat yang cukup besar sehingga untuk buang air kecil harus mengedan , penderita yang sudah tua akibat lemahnya dinding belakang dari perut.Penderita  yang terlalu gemuk juga berpotensi besar untuk  terkena penyakit hernia ini . kemudian dengan sakit batuk-batuk menahun juga berpotensi besar menderita hernia.Lalu pasien-pasien yang telah dilakukan operasi yang membuka dinding perut seperti operasi usus buntu  atau appendektomi , operasi besar rongga perut atau laparotomi , operasi batu saluran kemih dll.

Besar atau kecilnya benjolan hernia bisa tidak menentukan keputusan tindakan operasi segera atau emergensi . Hernia yang kecil tidak lebih aman dari pada hernia yang besar.Karena lebih menentukan apa isi yang masuk kedalam dan terjepit atau tidaknya lobang usus.Jadi jika usus , pembuluh darah atau syaraf yang terjepit maka tindakan operasi darurat harus menjadi pilihan. Biasanya telah muncul keluhan nyeri hebat , muntah-muntah , perrut gembung , ngap ,nyesak , tidak bisa lagi buang angin atau buang air besar , pasien umumnya sudah sangat lemah apalagi jika kondisi ini terlantar atau terdelay dirumah oleh karena berbagai sebab.

Pada kasus ini seorang lelaki usia 55 tahun dengan hernia yang besar dan telah di alami semenjak usia 30 tahunan akibat pekerjaan berat.Selami ini penderita belum berani untuk dilakukan operasi dan masih mengambil sikap menunggu sebab keluahan - keluahan yang di sebutkan diatas tidak pernah dialami penderita.Penderita telah berusaha memakai pakaian dalam ketat untuk mencegah kemunculan hernia namun benjolan hernia tetap bertambah besar akhirnya setelah benjolan menjadi sangat besar baru penderita setuju untuk dilakukan tindakan operasi herniorraphy terencana.

maka di putuskanlah tanggal 27 november hari bersejarah untuk pasien tersebut..bukan untuk republik ini lho ..setelah di operasi ternyata isinya adalah omentum semua sebanyak kira-kira 2 kg .Wah ini masalah yang cukup rumit disatu sisi omentum adalah bagian  isi perut yang berfungsi sebagai pertahan tubuh jika terjadi kebocoran pada usus atau infeksi namun disisi lain omentum ini terlalu banyak dan besar sehingga jika di masukkan kembali di kawatirkan membahayakan penderita sebab akan menyebabkan tekanan intra abdomen meninggi.Maka di putuskan untuk melakukan tindakan omentektomy atau membuang sebagian dari omentum penderita .


kalau omentumnya di tarik lurus yang berada di luar cavum abdomen ini mulai daring tempat insisi pada lipatan paha kanan maka di dapat bahwa ujung omentum tersebut sampai melewati lutut penderita.sehingga terkesan amat panjang , jika di bandingkan dengan ukuran biasanya.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

leave a comment please..