Rabu, 01 Agustus 2012

Colostomi dan komplikasi pada stoma

Ramzi smart travel | Komplikasi stoma | Beberapa komplikasi yang bisa timbul akibat Colostomy :

1. Nekrosis pada stoma
Terjadi diakibatkan tidak adekuatnya suplai darah. Komplikasi ini biasanya terlihat 12-24 jam setelah pembedahan dan biasa diperlukan pembedahan tambahan untuk menanganinya.


2. Retraksi pada stoma
terjadi karena tidak cukupnya panjang stoma. Komplikasi ini dapat ditangani dengan menyediakan kantong khusus. Memperbaiki stoma dapat pula menjadi pilihan penanganan.Sering juga terjadi pada penderita yang gemuk atau overweight.



3. Parastomal hernia.
Keadaan ini dapat timbul akibat letak stoma pada dinding abdomen yang lemah atau dibuat terbuka terlalu besar pada dinding abdomen.Bisa juga terjadi akibat jahitan pada bagian yang kuat di dinding perut seperti fascia mengalami dehischence atai leakage atau terlepas akibat benang absorbable yang cepat di serap seperti jenis chromic catgut yang di gunakan.




4. Prolaps pada stoma
Keadaan ini sering diakibatkan pembukaan yang terlalu besar pada dinding abdomen atau fiksasi usus yang tidak cukup kuat pada dinding abdomen. Pembedahan ulang untuk mengatasi prolaps dengan mengambil vaskularisasi yang melampaui segmen usus yang disuplai.




5. Obstruksi
Obstruksi dapat terjadi akibat udem ataupun timbunan feses.ini dapat dilihat dengan laparoscopic technik.Stricture atau total obstruksi pada stroma dapat terjadi jika pembuatan lobang untuk colostomy terlalu sempit , iritasi yang berulang , Infeksi yang mengalami penyembuhann, dll.




6. fistula parastomal
Dapat terjadi jika terjadi in feksi yang cronis atau abces para stoma yang tidak di tangani dengan baik sehingga abses akan membentuk fistel enterocutan.Dapat juga terjadi sewaktu operasi berupa kesalah , penjahitan sehingga ada bagian yang mengalami perforasi dll.




7. dermatitis pada stoma
Terjadi akibat makanan yang di makan penderita karena keluar melalui stoma menimbulkan allergi atau iritasi yang berulang.atau bisa juga karena penderita mengalami allergi terhadap bahan colostomi bag seperti lem pelengker , plastik dll.




8. dehischence parastoma.
Terjadi karena infeksi yang berat dan kronis berulang - ulang sehingga jahitannya lepas , ini memerlukan repair ulang sesegera mungkin sebab berpotensi untuk menjadi infeksi seluruh rongga perut atau diffuse peritonitis.




9.Infeksi  parastomal
Infeksi pada permukaan kulit kerap terjadi apalagi jika perawatan stomal tidak baik , sering kotoran lambat baru di bersihkan , colostomi bag jarang di ganti .Sehingga permukaan stoma mengalami peradangan , merah , bengkak dan nyeri kadang melepuh dan ber pus hal ini hanya memerlukan perawatan luka yang baik dan pemberian obat anti biotik yang adekwat atau pemberian triple drug anti biotik akan sangat membantu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

leave a comment please..